My Top 10 Korean Sad Movie EVER

Siapa sih yang gak suka film happy ending? Pasti semua penonton berharap ending yang happy disetiap film yang mereka tonton. Tapi rasanya hal itu gak berlaku buat gue. Gue justru lebih suka film yang sad ending. Entahlah, keanehan ini dimulai sejak kapan..

Demi terpenuhinya resolusi di 2016, yaitu lebih sering nulis di blog, kali ini gue mau mewujudkan resolusi tersebut. Gue akan mereview beberapa film Korea yang highly recommended. Setelah melihat list film Korea gue, gue baru sadar kalau rata-rata genre film Korea yang gue punya adalah “drama” yang bisa membuat galau berkelanjutan.

Oke, sebelum menonton film-film ini, siapin tissue atau sapu tangan, bantal, pokoknya apapun yang bisa menampung air mata dan digigit. Oh iya, dan pastikan juga kalian nonton film-film ini sendirian biar gak malu karena mewek huehe

Silahkan disimak reviewnya ^^

 

A Moment to Remember (내 머리 속의 지우개)

moment_to_remember1

Film ini mengisahkan tentang kisah pertemuan antara Su Jin (Son Ye Jin) dan Chul Soo (Jeong Woo Sung) yang membawa mereka ke sebuah hubungan percintaan hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Pernikahan yang mereka bina, sangatlah romantis karena mereka sangat mencintai satu sama lain dan sampai pada akhirnya, Su Jin menderita penyakit Alzheimer. Ingatannya setiap hari berkurang dan iapun hampir tidak ingat siapa Chul Soo. Chul Soo membantunya untuk mengingat semua kenangan mereka dengan menempelkan foto dan menuliskan notes disetiap sudut ruangan rumah mereka.
Film ini dirilis pada tahun 2004 dan berhasil menempati box office Korea selama dua minggu berturut-turut.

More Than Blue (슬픔보다 더 슬픈 이야기 )

A_Sad_Story_Than_Sadness

Film ini mengisahkan tentang dua orang sahabat, K (Kwon Sang Woo) dan Cream (Lee Bo Young) , yang tinggal bersama sepeninggal orangtua mereka. Mereka berdua saling menyukai satu sama lain, namun mereka lebih memilih diam. Cream bertemu dengan seorang dokter gigi, Cha Joo Hwan (Lee Beom Soo) dan menjalin hubungan dengannya. Joo Hwan sendiri sebenarnya sudah bertunangan, namun K melakukan segala cara untuk memisahkan Joo Hwan dengan tunangannya agar Cream bisa bersama dengan Joo Hwan. Dan akhinya Joo Hwan menikah dengan Cream berkat campur tangan K. K memiliki alasan mengapa ia tidak mengutarakan perasaannya terhadap Cream. K menderita penyakit kanker dan nyawanya terancam. Ia tidak ingin Cream bersamanya karena ia tahu tidak akan bisa menjaga Cream.
Satu hal yang membuat gue gak bisa berhenti menangis menonton film ini adalah karena adanya dua prespektif. Dari awal hingga (hampir) akhir cerita, film ini menunjukkan cerita dari sudut pandang K.  Namun diakhir film, sudut pandang cerita berubah menjadi sudut pandang Cream.
More Than Blue rilis pertama kali pada tahun 2009 dan berhasil menjadi “top domestic box office” di Korea.

Maundy Thursday (우리들의 행복한 시간)

maundythursday

Film ini mengisahkan tentang Yu Jeong (Lee Na Young), yang sering melakukan bunuh diri karena kehidupannya yang tidak bahagia. Ia memiliki bibi seorang biarawati. Bibinya sering mengunjungi para nara pidana yang akan dihukum mati.  Suatu hari bibinya meminta Yu Jeong untuk datang ke penjara dan bertemu dengan salah satu nara pidana, Yun Soo (Kang Dong Woon). Yun Soo terancam hukuman mati karena tindak kriminal yang ia lakukan, yaitu pembunuhan. Setiap minggu Yu Jeong mengunjungi Yun Soo dan berbincang dengannya. Rasa suka perlahan muncul diantara keduanya. Namun rasa suka yang mereka rasakan tidak berlangsung lama karena Yun Soo sudah semakin dekat dengan hukuman matinya.

The Classic (클래식)

The-Classic-poster-en

Film ini mengisahkan tentang kisah cinta segitiga antara Joo Hee (Son Ye Jin), Joon Ha (Jo Seung Woo) dan Tae Soo (Lee Ki Woo). Joo Hee dan Joon Ha saling menyukai, namun sayangnya Joo Hee telah dijodohkan dengan Tae Soo. Tae Soo sendiri adalah sahabat karib Joon Ha. Tae Soo sebenarnya merelakan Joon Ha dengan Joo Hee, namun tidak demikian dengan orangtua mereka. Tae Soo bahkan mencoba bunuh diri agar sahabatnya dan Joo Hee bisa bersama. Karena merasa bersalah terhadap Tae Soo, Joon Ha memutuskan untuk masuk militer dan berperang di Vietnam sehingga menyebabkan mata Joon Ha buta karena terkena ledakan ketika perang.
Beberapa tahun kemudian, ia kembali ke Korea dan bertemu dengan Joo Hee. Ia berbohong kepada Joo Hee dengan mengaku kalau ia sudah menikah dan ia juga berpura-pura bisa melihat. Mendengar Joon Ha telah menikah, akhirnya Joo Hee memutuskan untuk menikah dengan Tae Soo.
Meskipun kisah cinta Joon Ha dan Joo Hee tidak bisa bersama, kisah cinta mereka dilanjutkan oleh kedua anak mereka ketika sudah besar. Aktor yang berperan sebagai anak dari Joon Ha adalah Jo In Sung. Sedangkan Son Ye Jin berperan sebagai anak dari Joo Hee.
Film ini dirilis pada tahun 2003 dan berhasil meraih beberapa penghargaan, seperti Best New Actress Award, Popular Star Award, Best Music Award, Best Couple Award dan masuk nominasi sebagai Best Asian Film. Salah satu yang membuat film ini populer adalah OSTnya yang bisa kalian dengar disini.

Hearty Paws (마음이)

Hearty_Paw-p2

Film ini berbeda dengan film yang sudah gue bahas sebelumnya. Film ini bukan tentang kisah percintaan, tapi tentang persahabatan antara manusia dan seekor anjing yang bernama “Maeum” yang berarti “heart”. Hearty Paws mengisahkan tentang seorang kakak beradik yang tinggal sebatang kara. Sang kakak Chan Yi (Yoo Seung Ho), memberikan hadiah untuk adiknya, So Yi (Kim Hyang Gi) seekor anak anjing lucu. Mereka memberi nama Maeum. Suatu hari, Chan Yi, So Yi dan Maeum bermain di sebuah danau yang beku. Tanpa mereka sadar, ada bagian danau yang sudah mulai mencair. Akibatnya, So Yi tenggelam ketika Chan Yi sedang lengah. Nyawanya tidak dapat tertolong. Sejak saat itu ia membenci Maeum dan meninggalkannya seorang diri.
Merasa sudah tidak mempunyai siapa-siapa, Chan Yi memutuskan untuk pindah. Tanpa ia sadari, Maeum mengikuti kemanapun ia pergi dan selalu  menolongnya. Ketika ia merasa bersalah dan sadar akan keberadaan Maeum, Maeum harus meninggalkannya selama-lamanya. Film ini dirilis pada tahun 2006 dan berhasil menjual 1,042,166 tiket.

Silmido (실미도)
silmido_poster3
Film ini mengisahkan tentang kelompok komando detasemen unit 684 yang diberikan misi untuk membunuh Presiden Korea Utara. Kelompok komando yang direkrut adalah para nara pidana yang dihukum mati. Jika misi ini berhasil, mereka dijanjikan untuk bebas dari hukuman mati. Mereka melakukan pelatihan selama beberapa tahun di pulau Silmi. Namun setelah mendekati hari H, misi tiba-tiba dibatalkan.
Pihak pemerintah berencana untuk membunuh semua para tahanan karena mereka tidak ingin misi ini diketahui oleh dunia luar. Para nara pidana mengetahui rencana pemerintah, dan melarikan diri dari pulau. Setibanya di Seoul, mereka kemudian dikepung dan difitnah. Pemerintah dan pihak kepolisian mengatakan kalau mereka adalah komunis. Akhirnya, para nara pidana tersebut meledakan bom di dalam bis yang mereka tumpangi sebelum membebaskan rakyat sipil yang sempat disandra.
Silmido tayang pada tahun 2003 dan meraih penghargaan di Blue Dragon Film Awards sebagai Best Film, Best Director dan Best Supporting Actor.

Hope (소원)
photo344078

Film ini mengisahkan tentang perjuangan Dong Hoon (Sol Kyung Gu), seorang ayah, yang menuntut keadilan dan menghilangkan rasa trauma kekerasan dan pemerkosaan yang dialami anaknya, So Won (Lee Re) (8 tahun). So Won mengalami pelecehan seksual saat ia pergi ke sekolah. Sejak saat itu, ia jadi takut terhadap laki-laki dewasa, termasuk ayahnya. Dong Hoon melakukan segala macam cara untuk dapat bertemu anaknya. Ia selalu menghibur So Won dengan selalu menggunakan karakter kartun favorite So Won setiap kali bertemu dengannya. Kisah ini diambil dari sebuah kisah nyata di Korea Selatan yang terkenal dengan “Nayoung Case” di tahun 2008. Hope tayang pada tahun 2013 dan berhasil meraih penghargaan Best Film,Best Supporting Actress, Best Screenplay di Blue Dragon Film Awards 2013, Gryphon Award for Best Film di Giffoni Film Fesyival 2014 dan beberapa penghargaan serupa lainnya.

Hello Ghost (헬로우 고스트)

Hello-Ghost_-Opens-23JuneFilm ini mengisahkan tentang Sang Man (Cha Tae Hyun), yang selalu mencoba usaha bunuh diri namun gagal. Ketika usaha bunuh dirinya yang terakhir gagal, ia dibawa ke rumah sakit dan bertemu empat hantu lucu. Sejak pertemuannya dengan ke empat hantu di rumah sakit itu,  Sang Man memiliki ‘teman baru’. Ke empat hantu yang terdiri dari 2 orang laki-laki, 1 orang wanita dan 1 anak kecil itu selalu mengikuti kemanapun Sang Man pergi. Ketika ia sudah mulai merasa terganggu terhadap ke empat teman barunya, ia menyuruh mereka untuk pergi dan tidak menganggu kehidupannya lagi. Namun, setelah ke empat hantu tersebut pergi, Sang Man baru bisa mengingat siapa mereka sebenarnya.
Hello Ghost tayang pada tahun 2010 dan berhasil memenangkan Best New Director Film Award di Baeksang Arts Award 2011.

Wedding Dress (웨딩드레스)
Wedding_Dress-p1
Film ini mengisahkan tentang Go Eun (Song Yun Ah), seorang designer baju pengantin, single mom yang menderita kanker dan hidupnya tidak akan lama lagi. Sebelum ‘pergi’, Go Eun membuatkan sebuah gaun pengantin cantik untuk anaknya, Sora (Kim Hyang Gi), kelak. Sora mengetahui penyakit yang dialami ibunya ketika kondisi Go Eun mulai memburuk. Secara diam-diam Sora mencoba mewujdukan semua keinginan ibunya.
Oh ya, yang berperan sebagai Sora ini adalah pemeran So Yi dalam film Hearty Paws.

Tae Guk Gi: The Brotherhood of War (태극기 휘날리며)

Taegukgi_film_poster

Film ini mengisahkan tentang dua saudara, yaitu Jin Tae (Jang Dong Gun) dan Jin Seok (Won Bin) yang dipaksa untuk mengikuti perang saudara di Korea pada tahun 1950. Selama peperangan berlangsung, Jin Tae diberikan jabatan yang tinggi karena sikapnya yang tegas. Sejak saat itu, ia jadi gila penghargaan dan berniat memulangkan adiknya dengan jabatan yang ia duduki. Kegilaan Jin Tae terhadap kekuasaan membuat ia dibenci oleh Jin Seok.
Mengira Jin Seok telah meninggal dunia, Jin Tae berkhianat dengan menjadi komunis.
Pada akhirnya, Jin Tae meninggal dunia untuk menyelamatkan nyawa Jin Seok. Selang belasan tahun kemudian, jasad Jin Tae baru ditemukan.
Tae Guk Gi: The Brotherhood of War tayang pada tahun 2004 dan berhasil memenangkan banyak penghargaan seperti, Best Film, Best Cinematography, Best Art Direction, Best Actor, dan  masih banyak lagi.

Nah itu dia 10 film Korea yang gak akan bisa ditonton tanpa tissue! Selain ke 10 film diatas, gue masih punya beberapa rekomendasi film Korea lainnya yang akan sukses membuat kalian bercucuran air mata, seperti Deisy, Harmony, Miracle in Cell No.7, Windstruck atau A Millioner First Love.
Selamat menangis!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: