Thank you, 2015

myhome

 

8 Januari 2016, tulisan pertama yang gue dedikasikan untuk blog ini setelah 6 bulan terakhir selalu berdedikasi untuk client. #curcol

Banyak suka duka yang gue alami selama 2015. Mulai dari nonton Sushow, bertambahnya umur, jalan-jalan ke Jogja, resign dari kantor lama dan dapet kerjaan yang insya allah lebih baik, gagal ke Korea, jalan-jalan ke Bromo, dan masih banyak kejadian kecil lainnya yang pastinya gue syukuri.

Kalau kita  ngomongin tahun baru, pastinya banyak resolusi-resolusi baru yang mau dicapai untuk jadi lebih baik. Mikirin resolusi, gue jadi berfikir, di tahun 2015 ini apa sih yang udah gue capai? Apa yang udah bikin gue semakin dewasa? Apa yang udah bikin gue puas? Kalau ngomongin ini semua, pasti gak akan pernah puas, gak akan pernah merasa tercapai, tapi untuk berfikir semakin dewasa itu pilihan.

Semakin bertambahnya umur, kesibukan, dan prioritas, gue sadar kalau orang-orang sekitar akan berubah.
Yang tadinya selalu gampang diajak kumpul, sekarang di chatpun gak bales. Yang tadinya chat group selalu rame sama banyolan-banyolan gak penting, sekarang history chat group sampe susah dicari karna ada di paling bawah. Kejadian-kejadian kecil kaya gitu jadi pembelajaran buat gue untuk lebih ngerti dan gak bersikap egois 🙂

Satu hal lain di tahun 2015 yang ngebuat gue memilih untuk berfikir dewasa dan legowo, yaitu kegagalan jalan-jalan ke Korea! Ini sakit hati yang paling menohok dan berhasil ngebuat gue kecewa sama diri sendiri. Semua udah gue prepare dari satu tahun yang lalu. Mulai dari tiket pesawat, perpanjang passport sampai dokumen-dokumen yang dibutuhin untuk pembuatan visa udah well prepare. Tapi mungkin Allah punya rencana lain. Allah gak izinin gue berangkat sendirian. Sebuah harapan dan semangat yang udah melambung tinggi, tiba-tiba hilang dibawa rasa kecewa. Gue bahkan sampai sempat kena syndrom gak dengerin lagu-lagu Korea dan nonton drama Korea yang biasanya jadi keseharian gue. Ya sesakit itu memang. Hiks 😦
Jadi, sampai detik ini kalo masih ada yang nanya, “eh gak jadi ke Korea?” gue jawab dengan senyuman :’)

Di tahun 2015 gue juga banyak bersyukur karna usia bertambah (yang literally berkurang) satu tahun, masih bisa ngerayain bulan ramadhan dan lebaran bareng keluarga, dapet kerjaan baru yang juga menambah pengalaman, teman dan keluarga baru, diberikan rezeki yang alhamdulillah mencukupi kebutuhan dan diberikan kesehatan lahir & batin.

Terus, resolusi 2016 seorang Dhia Priyanka apa ya?

  • Punya PACAR! Atau bahkan suami
  • Bisa nyisihin sebagian uang untuk tetep bantu orang tua.
  • Punya semangat dan waktu untuk nulis di blog ini.
  • Baca buku yang selama ini udah dibeli dan dianggurin gitu aja di rumah.
  • Ngubah penampilan dari perempuan jadi wanita. #tsah
  • Bisa pahamin, ngerti, hafalin grammar Bahasa Inggris :’)
  • Mau mulai lagi belajar Bahasa Korea.
  • Lepas kacamata dan beralih ke softlense.
  • Dapet kerjaan baru lagi hehe
  • Naik gaji! #inipenting
  • Lebih pinter nyiksa dirinya untuk gak belanja macem-macem.
  • Memperdalam ilmu agama.

Banyak ya resolusinya hahaha :p
Semoga di tahun 2016, sebagian besar resolusi ini tercapai. Amin.. Dan semoga semua yang kita rencakan di tahun 2016 ini bisa terlaksana yaaa 😀

8fe6af23e689a394389ff381b7a02d4f

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: