Pengalaman Bertemu Bapak Abraham Mose

Rabu, 22 April kemarin, di hari yang cerah #cie, gue dan empat orang rekan kantor meluncur ke Bandung untuk urusan kerjaan. Pagi itu kita janjian di Stasiun Cawang. Alhamdulillah karena hari itu jalan-jalan protokol ditutup, alhasil macet dimana-mana. Akhirnya kita berangkat dari Stasiun Cawang jam setengah 10, dan sampai di Bandung sekitar jam setengah 12. Sebelum ke tempat tujuan, yaitu kantor PT Len Industri (Persero), kita nyempetin makan siang dulu buat ngisi amunisi.

Sesampainya disana, ternyata kita udah ditunggu sama Pak Donny dan Mas Ais. Pak Donny sendiri di Len menjabat sebagai Corporate Communication Manager, sedangkan Mas Ais ini adalah anak buahnya Pak Donny. Disana kita ngebahas sedikit tentang Len, apa sih sebenarnya peran Len dalam masyarakat dan sebagainya. Dari percakapan dengan Pak Donny dan juga Mas Ais, gue baru tau kalo Len ini memproduksi pemancar TV, lho. Bisnis TV digital yang ditangani Len sejak 2 tahun lalu ini sudah dipasang di 4 kota besar, yaitu Medan, Jogjakarta, Banjarmasin dan Makassar (terhitung sejak Juli 2014). Dan masih banyak karya-karya Len lainnya yang bisa kalian baca di postingan blog gue sebelumnya disini.

Setelah hampir satu jam berbincang-bincang dengan Pak Donny dan juga Mas Ais, gue dan empat rekan kerja gue berkesempatan untuk bertemu langsung Direktur Utama Len, yaitu Bapak Abraham Mose. Hal ini bisa terwujud karena bos di tempat gue kerja, kenal secara pribada sama Beliau πŸ˜€

Kami berempat diantar oleh Pak Donny ke lantai 3 untuk tatap muka dengan Bapak Abraham Mose. Wah, ini pengalaman pertama gue ketemu orang ‘sebesar’ Beliau ><

Bapak Abraham Mose keluar dari ruangan rapat pakai baju batik warna coklat. Kesan pertama waktu liat sosoknya, “dia pasti orangnya ramah” dan emang bener aja, sepanjang Beliau nyambut kita berempat, senyum 3 jarinya tak lekang oleh waktu. Beliau juga rela nyempetin sedikit waktunya untuk ngobrol ringan sama kita. Kitapun diajak masuk ke ruang kerja Bapak Abraham Mose yang luasnya mungkin seluas kamar gue, dan ngobrol disana. Baru juga ngobrol satu menit, tapi Beliau udah banyak cerita dan bercanda. Gak nyangka, seorang pemimpin besar bisa sesupel ini πŸ˜€

Obrolan ringan kami siang itu ngomongin berbagai macam hal seputar Len dan Bapak Abraham Mose sendiri. Salah satunya adalah keikutsertaan Len dalam acara KAA. Seperti postingan gue yang sebelumnya, Len beserta perusahaan BUMN lainnya ikut berpartisipasi dalam pameran miniatur alat-alat utama sistem persenjataan (alutsista). Artikel bisa dibaca disini.

Beliau menjelaskan bahwa keikutsertaan Len di KAA tahun ini adalah untuk memaparkan kemampuan Len terkait Smart Transport dan Smart Energy, karena kedua hal tersebut memang keunggulan PT Len Industri (Persero).
Di bidang Smart Energy, Len mempunyai industri tentang solar cell. Hal ini terbukti dengan sedang dibangunnya Len Technopark yang ada di Subang (baca artikel disini). Saat ini Len juga sedang bekerjasama dengan China di Batam, yaitu PLTS dengan kapasitas 60MW (baca artikel disini). Keikutsertaan Len dalam KAA, yang bisa dibilang konfrensi international ini bertujuan untuk membuktikan kepada seluruh dunia bahwa Indonesia mempunyai industri yang kaya akan sumber daya manusia dan juga produk yang diciptakan sudah terbukti manfaatnya, khususnya keeksistensian Len dalam bidang industri.

Sedangkan dibidang Smart Transport, saat ini Len ikut ambil alih dalam pembuatan High Speed Train. Apa sih High Speed Train? Yah namanya aja udah Train, pasti artinya kereta. Jadi HST ini adalah sebuah transportasi darat yang akan beroperasi dari Jakarta ke Bandung dengan hanya 35 menit! Wah, berasa KTX nya Korea ya πŸ˜€
Peran Len di projek ini adalah membantu signal system (listrik aliran atas). Len juga ternyata baru nyelesaiin Double Train dari Cirebon sampai Surabaya kurang lebih 470km, 91 stasiun. Jadi tanpa kita sadar, mungkin selama ini dalam jalanin aktivitas, kita memakai jasa perusahaan ini ya πŸ˜€

Bapak Abraham Mose juga sedikit bercerita tentang pengalaman gak sengajanya memayungi orang nomor satu di Indonesia yaitu Bapak Presiden RI, sewaktu berkunjung ke Len. Seperti yang kita tau, Bapak Abraham Mose sempat tersandung kasus korupsi terkait pembuatan e-KTP. Beliau dipanggil KPK sebagai saksi. Kalau menurut gue, kunjungan Bapak Presiden Jokowi ke Len kemarin sudah membuktikan kalau Bapak Abraham Mose dan juga Len bersih dari korupsi. Karena gak mungkin kan Bapak Presiden Jokowi datengin perusahaan yang ‘kotor’?

Ketika Bapak Abraham Mose ditanya mengenai rencana Len 5 tahun ke depan, Bapak tiga orang anak ini menjawab, “rencana Len 5 tahun ke depan adalah menjadi investment holding, investment company di bidang infrastruktur sarana dan prasarana, dan kita gak ngomong kalau sudah mulai. Di tahun 2014, kita sudah menang proyek IPP Kupang 5 MW, kita mau investasi di proyek PLTMH, kita mau investasi di proyek energi yang lain dan ini memang komitmen Len untuk masuk di investasi proyek-proyek energi maupun dibidang koperasi.”

32017

Perbincangan hari itupun ditutup dengan foto bareng Bapak Abraham Mose πŸ˜€ Terima kasih Bapak Abraham, yang sudah menyempatkan waktunya untuk cerita dan jamuan teh hangatnya. Dipastiin deh kita bakal mampir lagi ke kantor Bapak hehe Sukses terus untuk Bapak Abraham Mose dan juga Len!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: